Senin, 11 Februari 2019

Wakil Wali Kota Parepare Buka Perkampungan Bahasa Arab, Perdana Se-Ajatappareng

IAIN Parepare --- Wakil Wali kota Parepare, Pangerang Rahim membuka kegiatan perkampungan bahasa Arab di Auditorium IAIN Parepare, Senin (11/02).



Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Lintasan Imajinasi Bahasa Mahasiswa (LIBAM) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare selama lima hari mulai tanggal 11 sampai 15 Februari 2019.

Ketua Panitia, Syamsul Alam mengungkapkan sebanyak 230 peserta yang berasal dari berbagai sekolah menengah pertama yang tersebar di seluruh wilayah baik dalam kota maupun luar kota Parepare.

"Konsep kegiatan berbasis camp, belajar sambil bermain sehingga pembelajaran dapat lebih mudah dipahami. Kegiatan ini juga merupakan perkampungan bahasa Arab pertama se-Ajatappareng dan insyaa Allah akan terus berlanjut pada tahun selanjutnya," ucap Syamsul saat laporan Ketua Panitia.



Perkampungan bahasa Arab yang bertemakan Budayakan Bahasamu, Bahasakan Budayamu mendapat apresiasi oleh Wali kota Parepare Taufan Pawe.

"Apresiasi dan rasa bangga kepada segenap panitia pelaksana, tentunya kegiatan pengembangan bahasa Arab menjadi tanda  peningkatan kapasitas dalam penguasaan bahasa Arab. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen kita terhadap peningkatan sumber daya manusia khususnya generasi penerus bangsa," ucap Pangeran Rahim saat membacakan sambutan Wali Kota Parepare.



Pangeran Rahim juga mengungkapkan dengan dilaksanakannya kegiatan  ini menunjukkan eksitensi kota Parepare sebagai kota pendidikan dan santri.

[caption id="attachment_9615" align="alignnone" width="300"] Foto: Persembahan tari kreasi oleh LIBAM IAIN Parepare[/caption]

 

 

 

Jumat, 08 Februari 2019

Perubahan Jadwal, KPM I

Dalam rangka pelaksanaan program Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM)I Mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare Tahun 2019, maka kami sampaikan kepada mahasiswa calon peserta, bahwa :

  1. Pendaftaran dan pengisian formulir melalui sisfo kampus dengan menggunakan account masing-masing

  2. Bagi mahasiswa yang belum mencentang/program Mata Kuliah KPM agar menghubungi TIPD/ICT untuk dibantu proses pencentangan

  3. Calon pesertatelah lulus minimal 110 SKS.

  4. Calon peserta yang mencentang/program Mata Kuliah KPM tidak boleh mencentang/program Mata Kuliah selain PPL.

  5. Persyaratan administratif:

    • Kelayakan KPM dari Fakultas masing-masing

    • Foto copy bukti pembayaran SPP pada semester berjalan (bagi mahasiswa dengan sistem pembayaran UKT) dan bukti pembayaran KPM (bagi mahasiswa non UKT)

    • Pembayaran KPM dilakukan setelah mendapatkan surat kelayakan dari Dekan Fakultas masing-masing bagi mahasiswa dengan sistem pembayaran non UKT

    • Pas foto berwarna ukuran 3X4 (2lembar)

    • Berkas dibuat 2 rangkap

    • Berkas dimasukkan dalam map plastik warna biru untuk laki-laki dan warna merah untuk perempuan dan diserahkan pada panitia di Kantor LP2M

    • Berkas asli dibawa dan diperlihatkanpada panitia setelah melakukan pendaftaran melalui sisfo kampus untuk diverifikasi

    • Jadwal Kegiatan











































      No.Uraian KegiatanWaktu
      1Pendaftaran Online/SISFO01 Februari – 22 Februari 2019
      2Pemberkasan01 Februari– 08 Maret 2019
      3Pembekalan11 Maret – 14 Maret 2019
      4Pemberangkatan21 Maret 2019
      5Kegiatan di lokasi21 Maret – 30 April 2019
      6Penarikan30 April 2019
      7Pelaporan30 April – 10 Mei 2019


    • Klik untuk Lihat Pengumuman Asli



Rektor Lantik 478 Pemimpin Masa Depan

IAIN Parepare--- Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare, DR Ahmad Sultra Rustan melantik 478 pengurus Organisasi kemahasiswaan (Ormawa) di Auditorium IAIN Parepare, Jum'at (08/02).



Pelantikan dilakukan usai pelaksanaan Musyawarah besar (Mubes) pada setiap Ormawa dalam hal pemilihan pengurus baru yang sebelumnya juga telah dilakukan Pemilihan mahasiswa raya (Pemira) pada bulan Desember lalu.



DR Ahmad Sultra Rustan memperkirakan akan adanya generasi pemimpin alumni dari IAIN Parepare pada masa yang akan datang.

"Lebih 400 orang dilantik, ini jumlah yang sangat luar biasa artinya kalau kita melihat dari segi jumlah maka kita perkirakan pada tahun 2024 atau 2025 akan lahir pemimpin-pemimpin baru dari alumni IAIN Parepare," ungkapnya.



Ahmad juga mengajak agar dalam berorganisasi tetap mengutamakan perkuliahan.

"Anak-anakku, kalian dititip oleh orangtuanya untuk menjadi seorang sarjana, tetapi apa artinya jika seorang sarjana tanpa dibekali pengalaman organisasi. tetapi ingat, tugas utama kita adalah perkuliahan," tambahnya.

Salah satu mahasiswa IAIN Parepare, Misra berharap agar mahasiswa  yang dilantik dapat bertanggungjawab atas amanah yang dipercayakan.

"Semoga IAIN Parepare lebih maju, lebih eksis atas kepengurusan baru untuk tahun ini. Mereka bisa amanah atas jabatan yang dipercayakan," ungkapnya.

[caption id="attachment_9598" align="alignnone" width="300"] Foto para pengurus Ormawa IAIN Parepare bersama Wakil Rektor III, DR. Muhammad Saleh, M. Ag[/caption]

 

 

 

Kamis, 07 Februari 2019

Prodi Tadris IPS, Komitmen Beri Kontribusi pada Fakultas

IAIN Parepare--- Memasuki tahun kedua Program Studi (Prodi) Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Fakultas Tarbiyah  Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare, DR Ahdar selaku Ketua Penanggung jawab Prodi Tadris IPS berkomitmen akan memberikan kontribusi pada fakultas Tarbiyah.

"Kami dari Prodi Tadris IPS akan bersama-sama membangun dan memperjuangkan fakultas Tarbiyah. Walaupun kami baru seumur jagung, tapi Insyaa Allah akan memberikan kontribusi yang besar bagi fakultas Tarbiyah," ucap Ahdar saat ditemui pada acara silaturahim di Aula IAIN Parepare, Kamis (07/02).



Lebih lanjut Ahdar dalam sambutannya mengungkapkan visi Prodi tadris IPS.

"Bagaimana mewujudkan sarjana tadris IPS yang unggul, berkepribadian Islam, kompeten, responsif terhadap masalah sosial budaya dan perkembangannya demi terwujudnya masyarakat yang berkeadaban di kawasan timur Indonesia tahun 2026," ucapnya.

Prodi Tadris IPS pun akan melakukan pengkajian keislaman dalam rangka mendukung visi tersebut.

"Perlu ada pengkajian-pengkajian keislaman yang harus kita bekali kepada ananda-ananda khususnya pada tadris IPS, apakah itu pada tahsinul qiraat atau kajian keislaman lainnya, sehingga ketika ananda-ananda kita terjun ke masyarakat mereka akan siap pakai," jelas Ahdar.



Sementara DR Saepudin selaku Dekan Fakultas Tarbiyah menganggap pentingnya kebersamaan dalam memajukan fakultas maupun institusi.

"Fakultas Tarbiyah tidak akan maju kecuali kalau dilaksanakan bersama-sama maka kegiatan seperti ini patut kita syukuri bersama," ungkapnya.

 

Selasa, 05 Februari 2019

21 Februari 2019, IAIN Parepare akan Gelar Wisuda

IAIN Parepare--- Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare akan menggelar wisuda di Auditorium Baru IAIN Parepare. Wisuda tersebut akan dirangkaikan dengan peresmian gedung Auditorium.



Rencana wisuda tersebut dibahas bersama oleh segenap panitia wisuda yang diketuai oleh DR Muhammad Qadaruddin di ruang seminar Pascasarjana IAIN Parepare, Senin (04/02).

Dalam rapat tersebut, hadir Rektor IAIN Parepare DR Ahmad Sultra Rustan memberi saran terhadap kegiatan wisuda yang akan dilaksanakan pada 21 Februari mendatang.

Selain itu, hadir pula para wakil rektor I, II dan III yang turut memberi sumbangsi pemikiran demi suksesnya kegiatan tersebut. Kurang lebih 500 mahasiswa akan diwisuda yang bertepatan pada hari Kamis, 02 Februari 2019.

"Kami memilih hari kamis karena sudah tidak ada masalah, perkuliahan kita juga sudah selesai biasanya kan kita memilih hari Sabtu," ucap Rektor IAIN Parepare, Ahmad Sultra Rustan.

Ahmad juga berharap agar setiap seksi pada  kepanitiaan dapat bekerjasama guna mendukung kelancaran acara.

"Saya berharap kita bekerja bersama-sama  sehingga ada keterpaduan antara satu seksi dengan seksi yang lain", tambahnya.

Calon Mahasiswa Baru Jalur Mandiri akan dites Baca Al-Qur'an

IAIN Parepare--- Panitia penerimaan mahasiswa baru Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare melaksanakan rapat bersama di ruang Seminar Pascasarjana IAIN Parepare, Senin (04/02). Hadir Rektor IAIN Parepare DR Ahmad Sultra Rustan, Wakil Rektor I DR Siti Jamilah, Wakil Rektor II DR Sudirman L dan Kepala Biro AUAK IAIN Parepare, Hj. Musyarafah.



Rapat koordinasi tersebut dilakukan dalam rangka menghadapi penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2019/2020. Terdapat tiga jalur dalam penerimaan mahasiswa baru yakni Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN PTKIN), Ujian Masuk - Perguruan Tinggi Keislaman Negeri (UM PTKIN) dan jalur mandiri.

Musyarif selaku ketua panitia mengungkapkan kuota untuk tahun 2019 sekitar 1960an mahasiswa baru yang akan diterima. Berbagai upaya sosialisasi akan ditempuh oleh panitia mulai dari penyebaran spanduk, brosur maupun menggukanan media cetak dan elektronik.

Rektor IAIN Parepare, DR Ahmad Sultra Rustan mengungkapkan rincian pembagian kuota mahasiswa baru yang akan diterima pada IAIN Parepare.

"Jalur mandiri maximal 25 % jalur UM, minimal 40% kemudian jalur SPAN minimal 20%,"ucapnya.

Ahmad juga mengungkapkan akan dilakukan tes baca al-Qur'an khusus jalur mandiri. "Jalur mandiri hak progratifnya ada di lembaga kita berbeda dengan SPAN dan UM (Ujian Masuk) itu hak progratifnya ada pada panitia Nasional. Jalur mandiri kita bebas melakukan inovasi maka untuk tahun 2019 ini, jalur mandiri ini akan ditambah satu ujiannya yaitu baca al-Qur'an," jelasnya.

Dikutip dari laman span-ptkin.ac.id, adapun ketentuan umum dan persyaratan untuk pendaftaran SPAN PTKIN di antaranya:


  1. SPAN-PTKIN merupakan seleksi nasional berdasarkan penjaringan prestasi akademik dengan menggunakan nilai rapor dan prestasi lain, tanpa ujian tertulis.



  2. Sekolah/Madrasah yang berhak mendaftarkan siswanya dalam SPAN-PTKIN adalah sekolah/madrasah yang secara sah memperoleh ijin penyelenggaraan pendidikan dari pemerintah.



  3. Siswa yang berhak mengikuti seleksi adalah siswa yang didaftarkan oleh Kepala Sekolah/Madrasah masing-masing.

    Pendaftaran 

    1) Siswa SMA/SMK/MA/MAK/Pesantren Mu'adalah kelas terakhir pada tahun 2019.
    2) Memiliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN).
    3) Memperoleh rekomendasi dari Kepala Sekolah/Madrasah.
    4) Memiliki kesehatan yang memadai sehingga tidak mengganggu kelancaran proses pembelajaran di PTKIN.

    Penerimaan
    Lulus dari Satuan Pendidikan (SMA/SMK/MA/MAK/Pesantren Mu'adalah atau yang setara), lulus SPAN-PTKIN 2019, sehat, dan memenuhi persyaratan yang ditentukan oleh masing-masing PTKIN penerima.Klik untuk Lihat Jadwal Seleksi



 

 

 

Jumat, 01 Februari 2019

Outing Plus KPI: Belajar sambil Eratkan Ukhuwah

IAIN Parepare--- Program studi Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) melaksanakan Outing Plus di Aula IAIN Parepare, Jum’at (01/02).



Sebanyak 73 peserta yang merupakan mahasiswa Prodi KPI semester 1 dan 3. Kegiatan ini merupakan kegiatan tahunan sebagai ajang silaturahmi dan mempererat ukhuwah (persaudaraan).

Nurhakki selaku Ketua Penanggung jawab program studi KPI mengungkapkan apresiasinya terhadap panitia pelaksana yang merupakan mahasiswa KPI sendiri.

“Outing plus ini merupakan tahun kelima  dan kegiatan Outing Plus pertama yang betul-betul mandiri di KPI, mulai dari menggarap kegiatan, mengupayakan anggaran itu semua kreativitas panitia pelaksana,” ucap Nurhakki.

[caption id="attachment_9572" align="alignnone" width="300"] Foto: Nurhakki, S. Sos., M. Si (Ketua Penanggung jawab Prodi KPI)[/caption]

Lebih lanjut Nurhakki menekankan tidak ada budaya senior dan junior di KPI.

“Budaya yang dibangun tidak senior dan junior karena itu akan membuat kita mengalami yang namanya gape communication, hambatan dalam berkomunikasi. Saya harap semua saling menghargai, saling menyayangi dengan kelebihan masing-masing,” harapnya.

Sementara Dekan Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah IAIN Parepare, Abdul Halim yang turut hadir membuka kegiatan mengapresiasi inisiatif pelaksanaan kegiatan-kegiatan yang ada di KPI.

“Dari delapan Prodi di Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah baru satu bulan ini sudah beberapa kali KPI mengadakan kegiatan, ini saya apresiasi,” ucapnya sebelum membuka kegiatan.

[caption id="attachment_9573" align="alignnone" width="300"] Foto: Dr. H. Abdul Hamim. K, M. A[/caption]

Kegiatan akan berlangsung selama tiga hari mulai 01 sampai 03 Februari 2019 dengan diisi beberapa pemberian  materi dan brain games seperti Master of Ceremonies, Etika Komunikasi dan News Anchor. Selain itu kegiatan akan diakhiri dengan outbond di Pantai Lumpue dan ditutup dengan malam ramah tamah di Aula IAIN Parepare.

[caption id="attachment_9570" align="alignnone" width="300"] Foto: Ihza Yogantara Lubis (Ketua Panitia)[/caption]