Minggu, 22 Mei 2016

Penempatan Wilayah KKN Sebagai Ajang Silatuhrahmi

STAIN PAREPARE-Pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan XX bertempat di Auditorium, Minggu (21/05/2016). Kegiatan ini dihadri oleh Ketua STAIN Parepare, Dr. Ahmad Sultra Rustan., M.Si., Wakil Ketua I Bidang Akademik dan Kelembagaan, Muh Djunaedi M, Ag., Wakil Ketua II Bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan,  Dr. H. Sudirman L, MH., Ketua P3M,  Dr. Zainal Said, MH., semua Ketua Jurusan serta Dosen Pengajar STAIN Parepare. Mahasiswa STAIN Parepare dalam mengikuti pembekalan KKN tahun  ini kembali membawa kekompakan/keseragaman dalam berpakaian. Hal ini menunjukkan bahwa mahasiswa STAIN Parepare selalu mentaati kode etik yang telah dibuat.

Ketua Panitia  Muhammad Ahsan M.Si., dalam laporanya mengatakan bahwa Jumlah calon peserta KKN tahun ini 454 orang yang terdiri dari jurusan ;

  1. Tarbiyah dan Adab jumlah 256 diantaranya;



  • PAI = 112 orang

  • PBA = 24 orang

  • PBI = 120 orang


      2. Syariah dan Ekonomi Islam jumlah 167 orang

  • As = 32 orang

  • Muamalah = 135 orang


      3. Dakwah dan Komunikasi 31 orang

  • KPI = 16 orang

  • BKI = 15 orang


Adapun tambahan peserta KKN tahun lalu 14 orang,  jumlah keseluruhan calon peserta KKN  468 orang, dengan lokasi KKN 10 kecamatan yang terdiri dari 99 desa yang akan diberangkatkan pada 11 juli 2016.


Ahmad Sultra dalam sambutanya menyarangkan kepada pihak pengelola P3M untuk mencari kodrat baru dalam KKN tahun ini. Menurutnya kita harus lebih kreatif dalam meninkatkan dan memajukan setiap wilayah KKN mahasiswa STAIN Parepare, dan meminta untuk dilakukan persyaratan khusus yang mau turung dilapangan, yaitu ukuran rambutnya harus rapih, betul yang gonrong itu, belum tentu jelek karekternya, yang menjadi persoalan adalah pandangan awam, dan peserta harus mematuhinya kerana begitulah aturan mainnya.

Hal yang menjadi kebiasaan mahasiswa dalam KKN yaitu, ingin mencari tempat yang enak, tetapi hal yang kadang  dianggap enak itu belum tentu  enak begitupun sebaliknya, persoalan enak tidak enak ini jangan dijadikan pertimbangan ataupun di protes karena hal itu sudah diatur oleh panitia dan pihak P3M. Ketika kalian ditempatkan didaerah yang tidak bersignal, maka terimalah nasib anda karena boleh jadi dengan hal itu anda dibiasakan untuk tidak menelpon dan bisa menghemat pulsa, dan pastinya setiap tempat yang kalian tempati punya nilai positif tersendiri.

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar